Isra' dan Mi'raj

    Author: Unknown Book: »

    banner liburan 468x60


    Ibnu Qayyim berkata, “Menurut riwayat yang shahih, Rasulullah SAW di Isra’kan dengan jasadnya dari Masjidil Haram ke Baitul Maqdis bersama Jibril dengan menaiki Buraq. Kemudian beliau turun di sana dan shalat mengimami para nabi yang lain. Sementara Buraq diikiat pada tali pintu masjid.
    Pada malam itu pula, dari Baitul Maqdis beliau naik ke langit dunia bersama Jibril. Jibril meminta izin agar pintu langit dibukakan baginya. Setelah pintu langit terbuka, Rasulullah bertemu dengan Adam. Beliau mengucapkan salam dan Adam pun menyambut kedatangan beliau, menjawab salamnya serta menetapkan nubuwah beliau. Pada langit pertama ini beliau memperlihatkan roh orang-orang yang mati syahid ada di sebelah kanan dan orang-orang yang sengsara ada di sebelah kiri.
    Kemudian beliau naik ke langit berikutnya. Pada langit kedua beliau bertemu dengan Yahya bin Zakaria dan Isa bin Maryam dan mengucapkan salam kepada mereka. Pada langit ketiga beliau bertemu Yusuf. Pada langit keempat beliau bertemu Idris. Pada langit kelima beliau bertemu Harun bin Imran. Pada langit keenam beliau bertemu Musa bin Imran.
    Ketika Rasulullah berlalu dari Musa, Musa menangis. Beliau bertanya kepada Musa perihal ia menangis. Musa menjawab, “Aku menangis karena ada seorang pemuda yang diutus sesudahku, yang masuk surge bersama umatnya dan lebih banyak daripada umatku yang masuk ke sanan.”
    Kemudian beliau naik ke langit ke tujuh dan bertemu dengan Ibrahim As. Kemudian naik lagi ke Sidratul Muntaha lalu dibawa naik lagi ke Al Baitul Ma’mur. Kemudian dibawa naik lagi untuk menghadap Allah dan mendekat dengan-Nya hingga jaraknya tinggal sepanjang dua ujung busur atau lebih dekat lagi. Lalu Allah mewajibkan pada beliau shalat lima puluh kali.
    Kemudian beliau turun, ketika bertemu Musa, Musa menyarankan kepada beliau untuk meminta keringanan kepada Allah. Kemudian jumlah shalat itu dikurangkan sepuluh. Ketika kembali bertemu Musa, Musa terus menyarankan agar beliau meminta keringanan lagi. Setelah mondar-mandir, akhirnya ditetapkanlah 5 kali.
    Ketika bertemu Musa kembali, sebenarnya Musa menyarankan agar minta keringanan kembali. Namun Rasulullah berkata, “ Aku sudah malu kepada Rabb-ku. Aku sudah ridha dan bisa menerimanya.” Setelah beberapa saar terdengar seruan, “Kewajiban dari-Ku telah Ku tetapkan dan telah Ku ringankan bagi hamba-Ku.”

    Peristiwa-peristiwa yang terjadi selama perjalanan Isra’ dan Mi’raj
    • Rasululllah ditawari susu dan khamar, lalu memilih susu. Lalu dikatakan pada beliau, “Engkau telah dianugrahi fitrah/Engkau telah mendapat fitrah. Jika engkau mengambil khamr, berarti engkau menyesatkan umatmu.”
    • Rasulullah melihat 4 sungai di surga. Dua sungai yang tampak (Nil dan Eufrat) dan dua sungai yang tidak tampak. Sungai Nil dan Eufrat ini artinya bahwa beliau akan menempati daerah yang subur antara dua sungai tersebut, yang penduduknya akan menjadi pengemban Islam dari satu generasi ke generasi lain.
    • Rasulullah melihat malaikat penjaga neraka yang tidak pernah tersenyum dan di wajahnya tidk ada kegembiraan dan keceriaan.
    • Rasulullah melihat surge dan neraka.
    • Rasulullah melihat orang-orang yang mengambil harta anak yatim secara sewenang-wenang, yang mempunyai bibir seperti bibir unta. Mereka mengambil sepotong api neraka langsung dengan bibirnya itu, lalu api itu keluar lagi dari duburnya.
    • Rasulullah melihat orang-orang yang suka mengambil riba. Mereka mempunyai perut yang besar sehingga tidak beranjak dari tempatnya karena perutnya yang membesar itu. Para pengikut Fir’aun melewati mereka tatkala digiring ke neraka, lalu mereka melemparkan orang-orang yang mengambil riba ini ke neraka.
    • Raulullah melihat para pezina yang membawa daging berminyak yang baik di tangannya dan di sebelahnya ada daging jelek yang busuk. Mereka mengambil daging yang busuk itu dan membiarkan daging yang baik.
    • Rasulullah melihat para wanita yang suka memasuki tempat tinggal kaum laki-laki yang bukan anak-anaknya. Wanita itu bergelayutan pada payudaranya.
    • Rasulullah melihat kafilah dari penduduk Makkah dalam kepergian dan kepulangannya. Beliau menunjukkan seekor unta milik mereka yang terlepas dan beliau juga meminum air mereka di bejana yang tertutup selagi mereka sedang tidur, lalu meninggalkan bejana itu tetap dalam keadaan tertutup. Hal ini yang menjadi bukti kebenaran perjalan Isra’ Mi’raj saat mengabarkannya pada kaumnya.

    Leave a Reply

pekasss

dbcn

bigaa

hello world2


CLOSE [x]