No, Thank.
Author:
Unknown
Book:
»
My Oriflame Stories
Label sebagai bisnis MLM, masih agak membuat 'alergi' bagi sebagian orang. Demikian juga aku. Pada awalnya menurutku bisnis ini hanya memberikan harapan palsu. Kisah-kisah sukses yang selalu diceritakan terdengar mustahil untuk dicapai. Masa iya bisa sesukses itu??
Belum lagi ada yang bilang MLM itu haram. Huh, tambah nggak mau deh ikut-ikutan yang kaya gini. Sukses tapi diperoleh dengan sistem/cara yang haram mana berkah??!
Tapi, semenjak bergabung di MLM yang satu ini, ternyata MLM tidak seperti yang aku kira sebelumnya. Awal aku bergabung sama sekali bukan karena motif bisnis. Berkorban Rp 39.900,- untuk mendapatkan harga member yang lebih murah 23% menurutku pilihan yang bijak, hehehe, motif ekonomilah, kalau bisa lebih murah kenapa harus bayar mahal? :D Namun, setelah setahun bergabung, motifku sekarang bergabung di sini adalah bisnis. Bertemu langsung dengan banyak orang yang mendapatkan hadiah uang berjuta-juta dan mendengar testimoni langsung dari mereka, rasanya nyesel juga ngelewatin peluang usaha selama setahun ini.
Satu hal yang aku suka dari bisnis ini adalah semangat untuk sukses bareng-bareng. Jadi, nggak suskses sendirian. Aku bisa ajak orang-orang disekitarku untuk mencapai impian bersama-sama dalam waktu yang bersamaan denganku.
Jadi jangan ragu untuk bergabung sekarang! :D
"Nggak ah! Ribet! Harus ngambil barang di kantornya."
Itu duluu... Sekarang cukup order online dari webnya. Tinggal pakai gadget, klik-klik, selesai. Harga, poin, stok yang kosong langsung bisa tahu saat kita klik. Via telepon juga bisa atau yang lebih gampang lagi kalau bener-bener nggak sempet, sms aja uplinenya. Tinggal tunggu deh barangnya nyampe di rumah. Pembayarannya pun gampang. Bisa via internet, transfer di ATM atau bayar cash di rumah pas barang orderan sampai.. Mudah kan??
"Nggak ah! Yang kaya ntar uplinenya!"
Jangan khawatir, di sini sistemnya adil. Yang bekerja keras yang paling kaya, yang nggak kerja ya nggak dapet apa-apa. Upline dan downline bisa sama-sama sukses. Upline yang sukses adalah upline yang bekerja keras dan berhasil membuat downlinenya sama suksesnya. Upline nggak akan menikmati santai-santai semua hasil kerja keras downline. Upline nggak akan kaya kalau downlinenya nggak kaya juga. Hehehe, ini bisnis kerja sama.. :)
"Nggak ah! Nggak bisa jualan."
Di sini jualannya 'cantik' ya. Jadi, nggak perlu jadi kaya SPG. Cukup dengan menunjukkan/meminjamkan katalog. Katalognya udah cukup jualan koq. Tugas kita adalah sebagai consultant. :D
"Nggak ah! Nggak tertarik!"
Nggak tertarik ngerjain bisnis sambil santai di rumah dan dapet tambahan 300ribuan per bulan?
Nggak tertarik punya gaji double tiap bulannya?
Nggak tertarik dapet mobil CRV gratis?
Nggak tertarik bisa jalan-jalan ke luar negeri gratis?
Nggak tertarik bisa punya waktu luang untuk keluarga?
Gimana? masih mau jawab 'nggak ah'? Yang nggak silahkan klik banner di atas atau tanda panah hijau di samping ya! :D
Posted by Unknown
Posted on




